Photos

3-latest-1110px-slider

SUDAHKAH KITA TAHU?

Kita lahir dengan dua mata di depan wajah kita, karena kita tidak boleh selalu melihat ke belakang. Tapi pandanglah semua itu ke depan, pandanglah masa depan kita.

Kita lahir dengan dua mata di depan wajah kita, karena kita tidak boleh selalu melihat ke belakang. Tapi pandanglah semua itu ke depan, pandanglah masa depan kita.

Kita dilahirkan dengan 2 buah telinga di kanan dan di kiri, supaya kita bisa mendengarkan semuanya dari dua buah sisi. Untuk bisa mengumpulkan pujian dan kritik dan menyeleksi mana yang benar dan mana yang salah.

Kita lahir dengan otak didalam tengkorak kepala kita. Sehingga tidak peduli semiskin apapun kita, kita tetap kaya. Karena tidak akan ada satu orang pun yang bisa mencuri otak kita, pikiran kita dan ide kita. Dan apa yang anda pikiran dalam otak anda jauh lebih berharga dari pada emas dan perhiasan.

Kita lahir dengan 2 mata dan 2 telinga, tapi kita hanya diberi 1 buah mulut. Karena mulut adalah senjata yang sangat tajam, mulut bisa menyakiti, bisa membunuh, bisa mengoda, dan banyak hal lainnya yang tidak menyenangkan. Sehingga ingatlah bicara sesedikit mungkin tapi lihat dan dengarlah sebanyak-banyaknya.

Kita lahir hanya dengan 1 hati jauh didalam tulang iga kita. Mengingatkan kita pada penghargaan dan pemberian cinta diharapkan berasal dari hati kita yang paling dalam. Belajar untuk mencintai dan menikmati betapa kita dicintai tapi jangan pernah mengharapkan orang lain untuk mencintai kita seperti kita mencintai dia.

Berilah cinta tanpa meminta balasan dan kita akan menemukan cinta yang jauh lebih indah.

YANG MAHA PEMBERI REZEKI

Yang Maha Pemberi Rezeki
Saudaraku, dalam hipup ada banyak hal yang menggelisahkan., menghawatirkanmu, kali ini saya ingin berbagi tentang salah satu sifat Allah Al Rozzaaq, yang artinya Yang Maha Pemberi Rezeki. di tengah himpitan ekonomi global, kecemasan sarjana akan dunia kerja, pejabat yang gengsi jika tidak mendapatkan kemewahan, para pedagang yang sedang berjuang mencari sesuap nasi, semoga hal ini dapat bermanfaat untuk kita semua dan Allah senantiasa mencukupkan rezeki kita.

Ada beberapa hal yang perlu dipahami tentang rezeki. memang ada yang bilang rezeki ini adalah uang yang merupakan hasil jerih payah dari pekerjaan yang kita lakukan. akan tetapi, jika kita berbicara hakikat rezeki, sebenarnya adalah kesehatan, waktu luang, kesempatan, nama baik, anak sholeh, orang tua yang bijaksana, dll. ada begitu banyak rezeki yang telah Allah berikan kepada kita, salah satunya lagi adalah sesuatu yang sangat kita takutkan yaitu terhindar dari balak dan musibah yang menimpa kita dan keluarga. 


Allah Maha Kaya. Dialah Yang Menciptakan kebutuhan dan Yang Menciptakan jalan kebutuhan dan satu-satunya yang bisa menjamin kebutuhan kita. Allah menciptakan manusia begitu cermat. Allah yang Maha Tahu menyiapkan segala kebutuhan yang sudah ada di alam ini. Kebutuhan kita sudah lengkap. Allah ciptakan semua yang kita butuhkan dan Allah menjamin rejeki hamba-hamba-Nya.

Manusia diberi rejeki semenjak di dalam kandungan. Semenjak lahir ke dunia rejeki masing-masing sudah diatur sedemikian rupa. Ketika mulai bisa jalan, mulailah ada jarak dengan rejeki. Sesudah dewasa makin ada jarak lagi dengan rejeki, karena manusia makin banyak keinginan. Inilah yang membuat jarak dengan rejeki mulai bervariasi.

Masa krisis sekarang tidak akan menghalangi jatah rejeki, hanya kreativitas yang perlu ditingkatkan dalam menjemputnya. Ketahuilah Allah memberi rejeki tidak akan pernah terhalang oleh krisis. Tidak ada yang mati karena kelaparan kecuali memang sudah waktunya. Jadi rejeki itu sudah pasti ada tidak mungkin Allah menciptakan lapar tetapi tidak disertai rejeki.

JURUS AMPUH

Tulisan ini jauh dari kisah fiktif. Bagi anda yang sedang mengalami kesulitan, Butuh Uang, Punya Masalah, Punya Penyakit, Punya masalah di sekolah, kampus, dan di tempat pekerjaan. ada satu hal yang akan saya bagi untuk anda hari ini.

Jurus ini telah lama saya dapatkan dari seseorang yang tidak pernah takut miskin, yang selalu membuktikan bahwa ini bukanlah sekedar berita bohong, tapi ini adalah jurus ampuh bagi yang mempercayainya. 

Ciri - Ciri Kedewasaan

Semoga Allah yang Mengenggam langit dan bumi, membuka pintu hati kita semua agar dapat memahami hikmah dibalik kejadian apapun yang menimpa dan semoga Allah membimbing kita untuk bisa menyikapi kejadian apapun dengan sikap terbaik kita.

Ciri khas umat Dewasa diawali dengan Diam Aktif yaitu kemampuan untuk menahan diri dalam berkomentar. Orang yang memiliki kedewasaan dapat dilihat dari sikap dan kemampuannya dalam mengendalikan lisannya, seorang anak kecil, saudaraku apa yang dia lihat biasanya selalu dikomentari.

Pendidikan Karakter

Satu tahun terakhir ini, Kementerian Pendidikan Nasional sedang gencar mensosialisasikan mengenai pentingnya penerapan pendidikan karakter dalam sistem pembelajaran di sekolah. Salah satu alasan utamanya adalah bahwa kesuksesan seseorang tidak ditentukan semata-mata oleh pengetahuan dan kemampuan teknis (hard skill) saja, tetapi lebih ditentukan oleh kemampuan mengelola diri dan orang lain (soft skill).


Sebuah penelitian yang dilakukan di Harvard University Amerika Serikat (Ali Ibrahim Akbar, 2010) menyimpulkan bahwa hard skill hanya menentukan 20 persen dari kesuksesan seseorang, sedangkan sisanya yaitu 80 persen kesuksesan lebih banyak ditentukan oleh soft skill. Kesimpulan ini didukung oleh fakta bahwa orang-orang tersukses di dunia bisa berhasil dikarenakan lebih banyak didukung oleh kemampuan soft skill dari pada hard skill. Sebuah isyarat yang jelas bahwa mutu pendidikan karakter peserta didik di Indonesia sangat penting untuk ditingkatkan.

5 Kunci, Agar Kamu Sukses Belajar

Mulailah dari menjawab sebuah pertanyaan : Apakah kamu ingin sukses belajar di sekolah ? Pasti semuanya mau, dong. Kecuali, bila kamu mau dibilang “aneh” oleh teman-temanmu sesama pelajar. Mengapa ? Ya iyalah, kamu adalah pelajar. Tugas utamanya adalah belajar. Bukan yang lain-lain !
 
Masa iya, pelajar tugasnya malah “kurang ajar”. Tentu, kamu tidak begitu, bukan ? Apa kata guru kamu nanti. Kamu tidak mau bukan menjadi seorang pelajar yang hanya membuat guru-guru kamu tidak nyaman berada di ruang kelas ? Hayo... siapa yang suka “diomeli” oleh gurunya sendiri ? Ngacung !
 
Jika kamu tidak mau, syaratnya cuma satu. Kamu perlu menjadi pelajar yang sukses dalam belajar. Mau lebih tahu, bagaimana caranya ? Ini kuncinya !
 

BELAJAR EMPATI

Realitas yang terulang berulang kali, sebuah momok menakutkan tentang pendidikan. kebanyakan siswa selalu tegang jika mendengar tugas, ujian, lisan ataupun tulisan. Sangat kronis ketika para pebelajar menganggap belajar, tugas, dan ujian sebagai beban. Apa yang salah dengan pendidikan? atau adakah yang salah dengan tenaga pendidiknya? Realitas yang saya lihat di kampus dan hasil beberapa perbincangan dengan para pelajar di Bengkulu pun menunjukkan hal yang demikian. Mereka merasa tegang, takut, tidak percaya diri, ketika harus menghadapi sesuatu yang berhubungan dengan sesuatu yang berkaitan dengan belajar. jika kondisi ini terus berlanjut hingga generasi berikutnya, maka bangsa ini akan mengalami krisis yang berkepanjangan. Terutama krisis dalam hal sumber daya manusianya.

Goresan hati Seorang GUru

Miris terkadang melihat oknum tenaga pendidik yang bergaya seperti bukan pendidik.Ketika masuk sekolah, sekedar mengisi absent lalu pulang atau duduk-duduk santai menonton televise di kantor jika dirinya seorang laki-laki merokok dan perempuan ngerumpi sedangkan murid-murid dibiarkan saja ribut dikelas.Seakan-akan mereka lupa terhadap kewajibabnya sebagai guru.Jika mereka harus mengajar,lebih parah lagi. Sudah menjadi lumrah setelah sepuluh menit bel berbunyi,baru mereka bergegas masuk ke kelas dan mengakhiri pembelajaran lima belas menit lebih awal dari bunyi bel.Beberapa dinasehat dari guru yang berumur seperti aku bahkan kepala sekolahpun seakan tidak mereka hiraukan.

PAMERAN-PASAR BUKU, TOPANG BENGKULU KOTA PELAJAR

Hati siapa yang tidak resah, jika kebobrokan sistem birokrasi, Mental para aparatur negara semakin membuat masyarakat sengsara. kedzoliman dan kepentingan kelompok lebih diutamakan dibandingkan kepentingan masyarakat. Semboyan Bengkulu Kota Pelajar belum menampakkan kerja nyata dalam menstimulus kreatifitas anak bangsa.

Pelajar, Mahasiswa, Guru, DOkter, dll keseulitan di dalam mencari buku. mahalnya harga buku pun menjadi alasam generasi muda untuk tidak membaca. atau bahkan mereka tidak tahu kenapa harus membaca. Karena sekolah memang tidak pernah memberikan alasan yang sangat penting kenapa kita harus membaca, menulis, dan berhitunng. yang menjadi tujuan hanyalah kepintaran. setelah mereka meraih gelar sarjana maka mereka pun sudah selesai belajar karena menganggap dirinya pintar.

Catatan Pendidikan Indonesia

Isu-isu Sekulerisme hendaknya di sadari oleh para pihak pengambil kebijakan, Bahwa Pendidikan sekarang cenderung membentuk pribadi anak yang tidak lengkap, antara kebutuhan jasmani dan rohani. Cerdas secara Intelektual tetapi miskin kesadaran Nuraninya untuk Membangun Bangsa dan Agamanya. Pembelajaran yang diberikan, tidak dihubungkan dengan Kemahabesaran Sang Pencipta. tentu ini melenceng dari Tujuan dan Cita-cita Pendidikan di indonesia untuk Membentuk generasi yang Beriman dan Bertaqwa, berakhlaq Mulia, Bertanggungjawab.....

saat ini sebenarnya kita telah kehilangan objek Pembelajaran yang sesungguhnya, dan Di dalam Ruang yang tersekat itupun Para Pengajar Belum memberikan pemahaman yang utuh mengenai Objek Pembelajara siswa atau mahasiswanya. selama ini, anggapan yang bersemi di hati mereka, Buku, Guru, DOsen, Ujian, Praktek, adalah Proses Pembelajaran. sehingga, Proses Belajar Berhenti ketika Mereka Keluar dari Kelas.

Carut marut Kondisi bangsa ini, adalah gambaran tentang Pendidikan Kita yang melenceng dari TUjuan awalnya.

saya yakin dan percaya, di tengah keterpurukan bangsa ini, akan menjadi titik tolak perubahan bagi kemajuan Bangsa ini ke depannya. Semua orang sudah Bosan dengan kehidupan yang materialistis dan berbondong-bondong mencari kedamaian. salah satu indikatornya, terbukti dengan Buku-buku yang mengandung nilai seperti Agama, Novel yang laku keras di pasaran.

Bangun Kesadaran lalu Tuntaskan Perubahan untuk Bangsa dan Agama..

Bengkulu, 3 Februari 2011

BElajar yang sesungguhnya

Bertahun-tahun Kita Belajar, tetapi pernahkah kita bertanya, sudah benarkah cara belajar saya? apa belajar yang sesungguhnya??

Kita semua pada hakikatnya adalah seorang pelajar, disadari maupun tidak. Mulai dari kecil kita telah menjadi seorang pembelajar sejati. Belajar mengenal bahasa ibu, dan mempraktekkannya; belajar mengenai gerakan, dan melakukannya; belajar mengenal alam, dan memakmurkannya; dan belajar-belajar yang lain.

Ketika beranjak dewasa, kitapun terus belajar. Belajar mengenali perubahan fungsi dan tanggung jawab, dan belajar tuk menjadi seorang yang berkepribadian matang. Mengenali dan mempelajari perubahan fungsi dan tanggung jawab ketika beralih peran dari seorang pelajar ke seorang pekerja, dari seorang bujangan/gadis kepada seorang suami/isteri, dan belajar dari hanya seorang suami menjadi seorang suami plus ayah bagi anak-anak.